titan Cita-citanya pengin naikin haji orang tua

Pengertian Psikomotorik

1 min read

Anak-anak pada usia2-5 tahun adalah masa dimana semua sistem dapat berkembang dengan pesat. Pada setiap tahap perkembangannya terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi acuan dalam menilai kemajuan perkembangan anak.

Faktor-faktor tersebut adalah aspek kognitif, aspek afektif dan aspek psikomotorik. Nah pada artikel kali ini kita akan memfokuskan tentang apa itu aspek psikomotorik.

 

Pengertian Psikomotorik

Perkembangan Psikomotorik

Psikomotorik adalah kemampuan yang berkaitan dengan keterampilan (skill) dan fisik setelah anak menerima pengalaman belajar tertentu.

Keterampilan psikomotorik akan terus berkembang jika sering di latih dan di praktekkan.

Psikomotorik ini merupakan kelanjutan dari hasil belajar kognitif (memahami sesuatu) dan hasil belajar afektif (bentuk kecenderungan).

Psikomotorik berhubungan dengan aktivitas fisik, misalnya berlari, melompat, melukis, memukul, melempar dan lain sebagainya.

 

Kategori Perkembangan Psikomotorik

Kategori perkembangan psikomotorik

Terdapat tujuh kategori perkembangan psikomotorik, yaitu:

1. Peniruan

Kategori yang  terjadi ketika anak sudah bisa mengartikan rangsangan atau sensor menjadi sebuah gerakan. Pada tahap ini anak mengamati gerakan kemudian memberikan respon dengan meniru, namun bentuk peniruan masih belum spesifik dan belum sempurna.

 

2. Kesiapan

Kesiapan anak untuk bergerak meliputi aspek fisik, mental dan emosional. Pada kategori ini, anak menampilkan sesuatu hal sesuai dengan petunjuk yang diberikan dan tidak hanya meniru, anak juga menampilkan gerakan pilihan yang dikuasainya melalui latihan dan menentukan responnya terhadap situasi tertentu.

 

3. Respon Terpimpin

Ini merupakan tahap awal dalam proses pembelajaran gerakan kompleks yang meliputi imitasi, dan proses gerakan percobaan.

 

4. Mekanisme

Merupakan tahap menengah dalam mempelajari suatu kemampuan yang kompleks. Dalam tahap ini, respon yang dipelajari sudah menjadi kebiasaan dan gerakan bisa dilakukan dengan keyakinan serta ketetapan tertentu.

Baca Juga: [Materi Lengkap] Perkembangan Peserta Didik

5. Respon Tampak Kompleks

Tahap motorik yang terampil dengan melibatkan pola gerakan yang kompleks. Kecakapan gerakan di indikasikan dari penampilan yang akurat dan terkoordinasi tinggi, namun dengan menggunakan tenaga yang minimal.

 

6. Adaptasi

Dalam kategori ini, penguasaan motorik sudah memasuki bagian dimana anak dapat memodifikasi dan menyesuaikan keterampilan yang dimiliki hingga dapat bekembang dalam berbagai situasi yang berbeda.

 

7. Penciptaan

Kategori dimana anak sudah bisa menciptakan berbagai modifikasi dan pola gerakan baru untuk menyesuaikan dengan tuntutan situasi. Proses belajar menghasilkan hal atau gerakan dengan menekankan pada kreativitas berdasarkan kemampuan yang telah berkembang pesat.

 

Mengukur Hasil Belajar Psikomotorik

Menilai Perkembangan Psikomotorik

Hasil belajar dari psikomotorik dapat diukur melalui:

  • Pengembangan langsung dan penilaian tingkah laku peserta didik selama proses belajar praktek berlangsung.
  • Setelah mengikuti pembelajaran, anak diberikan tes untuk mengukur pengetahuan, keterampilan dan sikap.
  • Beberapa waktu setelah pembelajaran selesai dan kelak dalam lingkungan bermainnya.

Demikian pembahasan mengenai perkembangan psikomotorik, semoga informasi diatas dapat menambah wawasan anda semua.

titan Cita-citanya pengin naikin haji orang tua

Administrasi Pendidikan

titan
2 min read

Pengertian Komptensi

Rizki Islamiyah
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *