Pengertian Pendidikan

4 min read

Apasih pendidikan formal, informal, dan nonformal? Pasti sebagian dari kalian belum mengetahui perbedaan dari tiga jenis tadi kan? Nah pada kesempatan kali ini saya akan mengulas mengenai ciri-ciri dan contoh pendidikan formal, informal, dan nonformal. Mari kita simak.

 

Pengertian Pendidikan Secara Umum

Gambar Pendidikan Secara Umum

Pendidikan (bahasa Inggris : education) adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian.

Pengertian Pendidikan secara umum adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk peserta didik agar secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

 

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli

 

Adapun pengertian-pengertian atau definisi pendidikan menurut pakar dibidangnya antara lain:

  1. Prof. H. Mahmud Yunus

Pendidikan adalah suatu usaha yang dengan sengaja dipilih untuk mempengaruhi dan membantu anak yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, jasmani dan akhlak sehingga secara perlahan bisa mengantarkan anak kepada tujuan dan cita-citanya yang paling tinggi.

Agar memperoleh kehidupan yang bahagia dan apa yang dilakukanya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, masyarakat, bangsa, negara dan agamanya.

 

  1. Prof. Dr. John Dewey

Menurutnya pendidikan merupakan suatu proses pengalaman. Karena kehidupan merupakan pertumbuhan, maka pendidikan berarti membantu pertumbuhan batin manusia tanpa dibatasi oleh usia.

Proses pertumbuhan adalah proses penyesuaian pada setiap fase dan menambah kecakapan dalam perkembangan seseorang melalui pendidikan.

 

  1. M.J. Langeveld

Pendidikan merupakan upaya dalam membimbing manusia yang belum dewasa kearah kedewasaan. Pendidikan adalah suatu usaha dalam menolong anak untuk melakukan tugas-tugas hidupnya, agar mandiri dan bertanggung jawab secara susila. Pendidikan juga diartikan sebagai usaha untuk mencapai penentuan diri dan tanggung jawab.

 

  1. Prof. Herman H. Horn

Beliau berpendapat bahwa pendidikan adalah suatu proses dari penyesuaian lebih tinggi bagi makhluk yang telah berkembang secara fisik dan mental yang bebas dan sadar kepada Tuhan seperti termanifestasikan dalam alam sekitar, intelektual, emosional dan kemauan dari manusia.

 

  1. Driyarkara

Pendidikan diartikan sebagai suatu upaya dalam memanusiakan manusia muda atau pengangkatan manusia muda ke taraf yang insani.

 

  1. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Pendidikan yaitu sebuah proses pembelajaran bagi setiap individu untuk mencapai pengetahuan dan pemahaman yang lebih tinggi mengenai obyek tertentu dan spesifik.

Pengetahuan yang diperoleh secara formal tersebut berakibat pada setiap individu yaitu memiliki pola pikir, perilaku dan akhlak yang sesuai dengan pendidikan yang diperolehnya.

 

  1. Ki Hajar Dewantara

Menurutnya pendidikan adalah suatu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Maksudnya ialah bahwa pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada peserta didik agar sebagai manusia dan anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan hidup yang setinggi-tingginya.

 

  1. Stella van Petten Henderson

Pendidikan yaitu suatu kombinasai dari pertumbuhan dan perkembangan insani dengan warisan sosial.

 

  1. Kohnstamm dan Gunning

Pendidikan merupakan suatu pembentukan hati nurani manusia, yakni pendidikan ialah suatu proses pembentukan dan penentuan diri secara etis yang sesuai dengan hati nurani.

 

  1. Horne

Menyatakan bahwa pendidikan adalah proses yang dilakukan secara terus menerus dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi manusia yang telah berkembang secara fisik dan mentalnya.

 

  1. Frederick J. Mc Donald

Mengemukakan pendapatnya bahwa pendidikan ialah suatu proses yang arah tujuannya adalah merubah tabiat manusia atau peserta didik.

 

  1. Ahmad D. Marimba

Mengemukakan bahwa pendidikan ialah suatu proses bimbingan yang dilaksanakan secara sadar oleh pendidik terhadap suatu proses perkembangan jasmani dan rohani peserta didik, yang tujuannya agar kepribadian peserta didik terbetuk dengan sangat unggul.

Kepribadian yang dimaksud ini bermakna cukup dalam yaitu pribadi yang tidak hanya pintar, pandai secara akademis saja, akan tetapi baik juga secara karakter.

 

  1. Carter V. Good

Mengartikan pendidikan sebagai suatu proses perkembangan kecakapan seseorang dalam bentuk sikap dan prilaku yang berlaku dalam masyarakat.

Proses dimana seseorang dipengaruhi oleh lingkungan yang terpimpin khususnya didalam lingkungan sekolah sehingga dapat mencapai kecakapan sosial dan dapat mengembangkan kepribadiannya.

 

  1. Ensiklopedi Pendidikan Indonesia

Menjelaskan mengenai pendidikan, yaitu sebagai proses membimbing manusia atau anak didik dari kegelapan, ketidaktahuan, kebodohan, dan kecerdasan pengetahuan.

 

  1. UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003

Pendidikan merupakan suatu usaha yang dilakukan secara sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mampu mengembangkan potensi yang ada didalam dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, kepribadian yang baik,  pengendalian diri, berakhlak mulia, kecerdasan,dan keterampilan yang diperlukan oleh dirinya dan masyarakat.

 

Pengertian Pendidikan Formal

Gambar Pendidikan Formal

Apa yang dimaksud dengan pendidikan formal? Pendidikan formal adalah jenis pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang dilaksanakan di sekolah dengan syarat-syarat tertentu yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang tumbuh dan berkembang di masyarakat dengan tujuan memberikan pelayanan pendidikan kepada generasi muda bangsa dan warga negara Indonesia. Dalam pendidikan formal terdapat jenjang pendidikan yang jelas dan berjenjang, mulai dari pendidikan dasar, menengah, hingga pendidikan tinggi. 

 

Ciri-ciri Pendidikan Formal

ciri-ciri pendidikan formal

Adapun beberapa ciri-ciri adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki kurikulum yang jelas.
  2. Memberlakukan syarat tertentu bagi peserta didik.
  3. Materi pembelajaran yang dipakai bersifat akademis.
  4. Proses pendidikannya cukup lama.
  5. Tenaga pengajar harus memenuhi klasifikasi tertentu.
  6. Penyelenggaran pendidikan berasal dari pihak pemerintah maupun swasta.
  7. Peserta didik mengikuti ujian formal.
  8. Adanya pemberlakukan administrasi yang seragam.

 

Contoh Pendidikan Formal

Contoh pendidikan formal

Jalur pendidikan ini terdiri dari beberapa satuan pendidikan penyelenggara. Adapun satuan pendidikan penyelenggara pendidikan formal adalah sebagai berikut:

  1. Taman Kanak-kanak (TK)
  2. Raudatul Athfal (RA)
  3. Sekolah Dasar (SD)
  4. Madrasah Ibtidaiyah (MI)
  5. Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  6. Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  7. Sekolah Menengah Atas (SMA)
  8. Madrasah Aliyah (MA)
  9. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
  10. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)
  11. Perguruan tinggi (Akademi, Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut, Unversitas)

 

Pengertian Pendidikan Informal

gambar pendidikan informal

Apa yang dimaksud dengan pendidikan informal?

Pengertian pendidikan informal adalah jalur pendidikan yang dilakukan di lingkungan keluarga dan lingkungan, dimana kegiatan belajarnya dilakukan secara mandiri.

Jalur pendidikan ini diberikan kepada setiap individu sejak lahir dan sepanjang hayatnya, baik melalui keluarga maupun lingkungannya.

Jalur pendidikan ini akan menjadi dasar yang akan membentuk kebiasaan, watak, dan perilaku seseorang di masa depan.

Hasil pendidikan informal mendapat pengakuan sama seperti halnya pendidikan formal dan pendidikan non formal setelah peserta didik lulus ujian sesuai standar nasional pendidikan dari pemerintah.

 

Ciri-Ciri Pendidikan Informal

Ciri-ciri pendidikan informal

Suatu jalur pendidikan dapat kita kenali dengan memperhatikan karakteristiknya. Adapun ciri-ciri pendidikan informal adalah sebagai berikut;

 

  1. Tidak terdapat persyaratan khusus yang harus dilengkapi.
  2. Peserta didik tidak perlu mengikuti ujian tertentu.
  3. Proses pendidikan dilakukan oleh keluarga dan lingkungan.
  4. Tidak terdapat kurikulum tertentu yang harus dijalankan.
  5. Tidak terdapat jenjang dalam proses pendidikannya.
  6. Proses pendidikan dilakukan secara terus menerus tanpa mengenal ruang dan waktu
  7. Orang tua merupakan guru bagi anak didik.
  8. Tidak terdapat manajemen yang jelas dalam proses pembelajaran.

 

Contoh Pendidikan Informal

contoh pendidikan informal

Seperti yang disebutkan pada penjelasan di atas, bahwa proses penyelenggaraan pendidikan ini dilakukan oleh keluarga dan lingkungan. Adapun beberapa contoh jalur pendidikan ini adalah sebagai berikut;

  1. Pendidikan budi pekerti
  2. Pendidikan agama
  3. Pendidikan etika
  4. Penddidikan sopan santun
  5. Pendidikan moral
  6. Sosialisasi dengan lingkungan

 

Pengertian Pendidikan Non Formal

gambar pendidikan nonformal

Apa yang dimaksud dengan pendidikan non formal?

Pengertian pendidikan non formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara berjenjang dan terstruktur (UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 ayat 2 tentang Sistem Pendidikan Nasional).

Pendidikan non formal adalah jalur pendidikan yang tujuannya untuk mengganti, menambah, dan melengkapi pendidikan formal.

Pendidikan ini dapat diselenggarakan oleh lembaga khusus yang ditunjuk oleh pemerintah dengan berpedoman pada standar nasional pendidikan.

Dan karena berpedoman pada standar nasional pendidikan maka hasil dari pendidikan non formal tersebut dapat dihargai setara dengan pendidikan formal.

 

Ciri-ciri Pendidikan Nonformal

ciri-ciri pendidikan nonformal

  1. Program yang dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
  2. Materi yang diberikan bersifat praktis atau sesuatu yang dibutuhkan oleh masyarakat pada saat itu dan segera dapat dipenuhi melalui pendidikan singkat.
  3. Waktu yang diperlukan relatif singkat.
  4. Biaya relatif murah.
  5. Usia peserta berbeda-beda.
  6. Jenjang kelas tidak menunjukkan tingkatan yang jelas.
  7. Pelaksanaan kegiatan disusun melalui perencanaan yang baik.
  8. Tujuan pendidikan terarah untuk mendapat pekerjaan atau meningkatkan taraf hidup.
  9. Waktu dan tempat belajar disesuaikan dengan yang membutuhkannya.
  10. Umumnya berdampingan dengan lembaga formal.
  11. Muncul karena ada perubahan cepat dalam masyarakat

 

Contoh Pendidikan Nonformal

contoh pendidikan nonformal

  1. Lembaga khusus dan pelatihan
  2. Kelompok belajar
  3. Majlis Ta’lim
  4. Sanggar kesenian
  5. Kepramukaan
  6. Padepokan Pencak Silat

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *