titan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi yang ingin sharing ilmu lewat website.

Pengertian Motivasi

4 min read

Motivasi, mendengar kata itu pasti benak kalian terbesitkan tentang dorongan seseorang melakukan sesuatu. Yak kurang lebih seperti itu.

Nahh motivasi itu sendiri punya jenis jenisnya lhoo, apa kalian sudah tau apasaja jenisnya? Mari kita simak ulasan berikut mengenai motivasi.

 

Pengertian Motivasi

Gambar Motivasi

Pengertian Motivasi adalah suatu dorongan atau alasan yang menjadi dasar semangat seseorang untuk melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu.

Arti motivasi juga dapat didefinisikan sebagai semua hal yang menimbulkan dorongan atau semangat di dalam diri seseorang untuk mengerjakan sesuatu.

Secara etimologi kata motivasi berasal dari bahasa Inggris, yaitu “motivation”, yang artinya “daya batin” atau “dorongan”.

Sehingga pengertian motivasi adalah segala sesuatu yang mendorong atau menggerakkan seseorang untuk bertindak melakukan sesuatu dengan tujuan tertentu.

Motivasi bisa datang dari dalam diri sendiri ataupun dari orang lain. Dengan adanya motivasi maka seseorang dapat mengerjakan sesuatu dengan antusias.

 

Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa arti motivasi, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli. Berikut ini adalah pengertian motivasi menurut para ahli:

1. Weiner

Menurut Weiner (dikutip Elliot et al.) pengertian motivasi adalah kondisi internal yang membangkitkan seseorang untuk bertindak, mendorong individu mencapai tujuan tertentu, dan membuat individu tetap tertarik dalam kegiatan tertentu.

 

2. Uno

Menurut Uno, arti motivasi adalah dorongan internal dan eksternal dalam diri seseorang yang diindikasikan dengan adanya; hasrat dan minat; dorongan dan kebutuhan; harapan dan cita-cita; penghargaan dan penghormatan.

 

3. Henry Simamora

Menurut Henry Simamora pengertian motivasi adalah sebuah fungsi dari pengharapan individu bahwa upaya tertentu akan menghasilkan tingkat kinerja yang pada gilirannya akan membuahkan imbalan atau hasil yang dikehendaki.

 

4. A. Anwar Prabu Mangkunegara

Menurut A. Anwar Prabu Mangkunegara definisi motivasi adalah suatu kondisi yang berpengaruh membangkitkan, mengarahkan dan memelihara perilaku yang berubungan dengan lingkungan kerja.

 

5. G. R. Terry

Menurut G. R. Terry pengertian motivasi adalah sebuah keinginan yang ada pada diri seseorang yang merangsangnya untuk melakukan berbagai tindakan.

 

Jenis-Jenis Motivasi

Jenis-jenis motivasi

Ada banyak hal yang memotivasi seseorang untuk melakukan sesuatu di dalam hidupnya. Namun, secara umum ada dua jenis motivasi, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik.

 

1. Motivasi Intrinsik

Pengertian motivasi intrinsik adalah keinginan seseorang untuk melakukan sesuatu, yang disebabkan oleh faktor dorongan yang berasal dari dalam diri sendiri tanpa dipengaruhi orang lain karena adanya hasrat untuk mencapai tujuan tertentu.

Contoh, seseorang termotivasi untuk bekerja agar mendapatkan penghasilan sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

 

2. Motivasi Ekstrinsik

Definisi motivasi ekstrinsik adalah keinginan seseorang untuk melakukan sesuatu yang disebabkan oleh faktor dorongan dari luar diri sendiri untuk mencapai suatu tujuan yang menguntungkan dirinya.

Contoh, seseorang termotivasi untuk bekerja lebih giat karena adanya peluang yang diberikan oleh perusahaan untuk meningkatkan karir kepada pegawai berprestasi.

 

Faktor-Faktor Motivasi

Faktor-Faktor Motivasi

Proses psikologis di dalam diri seseorang yang menimbulkan motivasi dipengaruhi oleh berbagai faktor. Adapun faktor-faktor motivasi adalah sebagai berikut:

 

1. Faktor Internal (Intern)

Faktor internal adalah faktor motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang. Motivasi internal timbul karena adanya keinginan individu untuk memiliki prestasi dan tanggungjawab di dalam hidupnya.

 

Beberapa hal yang termasuk dalam faktor internal adalah:

  • Harga diri dan Prestasi, yaitu motivasi di dalam diri seseorang untuk mengembangkan kreativitas dan mengerahkan energi untuk mencapai prestasi yang meningkatkan harga dirinya.
  • Kebutuhan, setiap individu memiliki kebutuhan di dalam hidupnya sehingga orang tersebut menjadi termotivasi untuk melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Harapan, yaitu sesuatu yang ingin dicapai seseorang di masa mendatang yang mempengaruhi sikap dan perasaan subjektif orang tersebut.
  • Tanggungjawab, yaitu motivasi di dalam diri seseorang agar bekerja dengan baik dan hati-hati untuk menghasilkan sesuatu yang berkualitas.
  • Kepuasan kerja, yaitu motivasi dalam diri seseorang karena dapat melakukan suatu pekerjaan tertentu.

 

2. Faktor Eksternal (Ekstern)

Faktor eksternal adalah faktor motivasi yang berasal dari luar diri seseorang. Motivasi eksternal timbul karena adanya peran dari luar, misalnya organisai, yang turut menentukan perilaku seseorang dalam kehidupannya.

Beberapa hal yang termasuk dalam faktor eksternal adalah:

  • Jenis dan sifat pekerjaan, yaitu dorongan di dalam diri seseorang untuk bekerja pada jenis dan sifat pekerjaan tertentu. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh besar imbalan yang didapatkan pada pekerjaan tersebut.
  • Kelompok kerja, yaitu organisasi dimana seseorang bekerja untuk mendapatkan penghasilan bagi kebutuhan hidupnya.
  • Kondisi kerja, yaitu keadaan dimana seseorang bekerja sesuai dengan harapannya (kondusif) sehingga dapat bekerja dengan baik.
  • Keamanan dan keselamatan kerja, yaitu perlindungan yang diberikan oleh organisasi terhadap jaminan kemanan dan keselamatan seseorang dalam bekerja.
  • Hubungan interpersonal, yaitu hubungan antara teman sejawat, dengan atasan, dan dengan bawahan. Dalam hal ini, setiap orang ingin dihargai dan menghargai dalam organisasi sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis.

 

Manfaat Memberi Motivasi dan Penguatan bagi Siswa

Gambar Manfaat Motivasi

1.  Membuat siswa semangat dalam mengikuti pembelajaran

Motivasi sangat berkaitan dengan stimulus yang membuat siswa menjadi terpacu, terdorong untuk melakukan sesuatu, bentuk motivasi yang bisa diberikan agar siswa semangat dalam mengikuti pembelajarn misalnya,  menjanjikan siswa hadiah jika berhasil menjawab semua soal dengan benar.

Selain itu motivasi yang terkadang sebagian menganggap hal tersebut sebagai hal sepele juga bisa membuat semangat belajar siswa menjadi bertambah; misalnya saja dengan memberi pujian seperti kamu pintar, kamu berbakat, kamu hebat dan lain sebagainya.

Intinya hal-hal sederhana yang jika disampaikan dengan benar pada saat yang tepat bisa menjadi titik awal munculnya tumbuhnya semangat belajar siswa.

 

2.Meminimalisir perasaan jenuh

Belajar pada akhirnya bisa mengantarkan siswa pada titik jenuh/bosan dalam mengikuti pelajaran, misalnya saja perasaan jenuh tersebut mudah muncul dalam diri siswa jika jam-jam pelajaran sudah agak siang/akhir-akhir pembelajaran.

Hal tersebut tak lepas dari berkurangnya stamina dan energi siswa sehingga membuat siswa menjadi kurang fokus dalam pembelajaran alhasil karena gagal dalam memahami suatu pelajaran siswa seterusnya akan merasa jenuh dan bosan dalam menerima materi pelajaran yang diajarkan.

Apalagi jika diakhir pembelajaran yang diajarkan pada siswa adalah mata pelajaran yang membutuhkan daya konsentrasi yang tinggi seperti mata pelajaran matematika, sudah pasti jika tidak disertai dengan kemampuan memberi penguatan/motivasi pada siswa, akan membuat siswa mudah jenuh dalam pembelajaran.

Cara memotivasi siswa dalam belajar agar bisa menghilangkan kejenuhan yakni dengan melaksanakan pembelajaran yang menantang, misalnya kompetisi (lomba) antara siswa/antara kelompok, menerapkan model pembelajaran yang bersifat games edukatif.

 

3. Membantu siswa dalam menemukan mimpinya

Motivasi yang disampaikan dengan baik akan membuat siswa terpicu untuk mengeksplorasi bakat dan potensi yang ada dalam dirinya, dengan arahan atau penerapan keterampilan bertanya yang dilakukan guru akan membuat siswa menemukan gambaran tentang mimpi yang ingin mereka wujudkan yang sudah pasti hampir sesuai dengan bakat siswa tersebut

Misalnya saja bentuk motivasi pada siswa yang bisa membantu siswa tersebut dalam menemukan mimpinya yakni dengan bertanya pada siswa “kalian cita-citanya mau jadi apa?” siapa tokoh favorit kalian?, bagaimana cara agar mimpi kalian bisa terwujud dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya yang bisa memicu seorang siswa dalam menemukan cita-citanya.

 

4. Menumbuhkan sikap optimisme dalam diri siswa

Motivasi mampu memberi stimulasi positif bagi cara berpikir siswa, motivasi/penguatan yang tepat akan membuat siswa menjadi lebih visioner dan optimis dalam mewujudkan mimpinya. Misalnya saja motivasi sederhana seperti kata “kamu pasti bisa, kamu pasti menang, kamu pasti bisa juara.

Akumulasi dari perkataan-perkataan positif yang terus menerus didengar oleh siswa akan membuat mindset berpikirnya menjadi lebih positif dan yakin dengan kemampuan dirinya sendiri, sehingga perasaan pesimis dan rendah diri yang selama ini dia rasakan bisa berubah menjadi optimisme yang kuat.

 

5. Siswa akan menjadi eksploratif

Akumulasi dari penguatan/motivasi yang biasa diberikan oleh guru membuat siswa menjadi semangat dan termotivasi untuk bisa menjadi pribadi yang sukses, imbasnya yakni siswa akan menjadi lebih ekploratif atau dengan kata lain siswa akan berusaha untuk menggali dan memaksimalkan potensi dan kemampuan yang ada di dalam dirinya.

Sikap eksploratif yang ditunjukan siswa akan membuat siswa menjadi lebih kompeten dan berusaha mencari tantangan guna menguji/mengukur bakat dan minat yang dimilikinya. Siswa kemungkinan akan memiliki kemampuan berpikir kritis namun tetap realistis.

 

6. Mengajarkan siswa untuk tidak mudah menyerah

“Jangan takut gagal, harus berani dan melihat suatu masalah sebagai tantangan bukan rintangan, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya” adalah beberapa kata motivasi yang bisa mebangkitkan semangat juang siswa sehingga dia tidak akan mudah menyerah dengan berbagai permasalahan yang dia hadapi.

Karena seperti yang kita ketahui bahwasanya musuh terbesar dalam diri adalah rasa takut/mudah  menyerah, dengan motivasi yang baik siswa tidak akan mudah putus asa jika dihadapkan dengan berbagai hal, misalnya saja pelajaran yang menurutnya susah, kompetisi dll

 

Pencarian terbaru:

  • motivasi kerja menurut ahli 2019
titan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi yang ingin sharing ilmu lewat website.

Pengertian Sumber Belajar

titan
4 min read

Perkembangan Peserta Didik

titan
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *