titan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi yang ingin sharing ilmu lewat website.

Pengertian Metode Pembelajaran Diskusi

4 min read

Seiring berjalannya waktu, proses pembelajaran tidak selalu monoton hanya disampaikan oleh pendidik.

Salah satu yang bisa digunakan adalah menyisipkan diskusi dalam kelas untuk memperlancar proses pembelajaran.

Lalu apakah kalian tau lebih dalam mengenai diskusi? Mari simak artikel berikut untuk mengetahui lebih lanjut.

 

Pengertian Metode Diskusi

Metode Diskusi

Metode diskusi merupakan salah satu metode pembelajaran yang berhubungan erat dengan aktivitas pemecahan masalah bersama. Sehingga dapat dikatakan bahwa diskusi lebih melibatkan siswa untuk berperan aktif selama proses pembelajaran.

 

Pengertian Diskusi Menurut Para Ahli

1. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan : 1994

Diskusi adalah aktivitas dari sekelompok siswa, berbicara saling bertukar informasi maupun pendapat tentang sebuah topik atau masalah, dimana setiap anak ingin mencari jawaban / penyelesaian problem dari segala segi dan kemungkinan yang ada. 

 

2. Hasibun

Dalam bukunya Proses Belajar Mengajar (2006:10) mengatakan bahwa diskusi merupakan proses penglihatan dua atau lebih individu yang berinteraksi secara verbal dan saling berhadapan muka mengenai tujuan atau sasaran yang sudah tertentu melalui cara menukar informasi, mempertahankan pendapat atau pemecahan masalah.

 

3. Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain : 2006

Pengertian Metode diskusi adalah cara penyajian pembelajaran, di mana siswa-siswa dihadapkan kepada suatu masalah, yang bisa berupa pernyataan atau pertanyaan yang bersifat problematis untuk dibahas dan dipecahkan bersama.

 

4. Karo-karo, 1998 : 25

Pengertian metode diskusi atau Diskusi Kelompok diartikan puagai  suatu cara penyajian bahan pla sebelajaran dengan menugaskan peserta didik atau kelompok belajara untuk melaksanakan percakapan ilmiah untuk mencari kebenaran dalam rangka mewujudkan tujuan pengajaran.

 

5. Djajadisastra (1983:12)

Metode diskusi atau Diskusi Kelompok adalah format belajar mengajar yang menitik   beratkan kepada interaksi antara anggota yang lain dalam suatu kelompok guna menyelesaikan tugas belajar secara bersama.

 

6. Sudirman dkk ( 1992 : 150 ) 

Metode diskusi adalah cara penyajian pelajaran dimana siswa dihadapkan kepada suatu masalah yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan yang bersifat problematis untuk dibahas dan dipecahkan bersama “.

 

Unsur-Unsur Metode Diskusi

Unsur-Unsur Metode Diskusi

1. Moderator

Moderator merupakan orang yang memiliki tugas untuk mengatur jalannya diskusi agar tetap tertib sesuai dengan topik pembahasan. Moderator juga memiliki tugas untuk membuka serta menutup acara diskusi.

 

2. Pembicara

Pembicara merupakan orang yang bertugas untuk menyiapkan makalah, menyampaikan makalah, memberikan tanggapan dan orang yang menguasai mengenai topik permasalahan yang dibahas dalam acara diskusi.

 

3. Notulis

Notulis memiliki tugas untuk mencatat jalannya acara diskusi ke dalam bentuk notula. Notulis juga memiliki tugas sebagai pembantu moderator untuk mencatat berbagai pokok tanggapan, menyusun sebuah kesimpulan dari acara diskusi yang berlangsung serta membuat laporan diskusi.

 

4. Peserta

Peserta ialah orang yang mengikuti acara diskusi. Peserta dapat mengajukan sebuah pertanyaan ataupun tanggapan atas yang telah disampaikan oleh panelis. Pertanyaan ataupun tanggapan alangkah baiknya diajukan ke panelis melalui moderator.

 

Macam – Macam Diskusi

Jenis-Jenis Diskusi

1. Seminar

Pengertian seminar merupakan suatu diskusi yang dipakai guna mencari kesepakatan pandangan dalam menghadapi permasalahan yang sifatnya formal, sehingga para pemrasaran menyiapkan kertas kerja ataupun makalah untuk disajikan.

Para peserta dalam diskusi tersebut diberi kesempatan untuk menanggapi atau menganggah makalah yang disampaikan tersebut. Pada akhir diskusi, moderator dapat menyampaikan hasil pemikiran atas diskusi yang disampaikan.

Seminar akan efektif jika:

1) Tersedianya waktu yang cukup guna membahas sebuah topik persoalan.

2) Problema yang sebelumnya sudah dirumuskan dengan jelas.

3) Para peserta atau audiens yang dapat diajak untuk berfikir logis.

4) Problema membutuhkan sebuah pemecahan yang sistematis.

5) Problema yang akan dipecahkan dengan menyeluruh.

6) Adanya pimpinan sidang yang cukup terampil dalam memakai metode diskusi ini.

7) Kelompok yang tidak terlalu besar sehingga dapat memungkinkan setiap audiens atau peserta mengambil bagian untuk berpendapat.

 

Kelebihan dan kelemahan seminar :

  • Kelebihan 

a) Dapat membangkitkan pemikiran yang logis.

b) Mendorong ke analisa yang menyeluruh.

c) Memiliki prosedurnya yang dapat diterapkan guna berbagai jenis problema.

d) Dapat membangkitkan tingkat konsentrasi tinggi ke diri para peserta.

e) Meningkatkan keterampilan untuk mengenal problema.

 

  • Kelemahan :

a) Memerlukan banyak waktu.

b) Membutuhkan seorang pimpinan yang cukup terampil.

c) Akan sulit diterapkan apabila kelompoknya terlalu besar.

d) Mengharuskan anggota-anggota kelompok untuk mempelajari pembahasannya terlebih dahulu.

e) Mungkin perlu dilanjutkan ke diskusi yang lain atau yang akan datang.

 

2. Sarasehan/Simposium

Pengertian Sarasehan/simposium merupakan salah satu macam-macam diskusi yang diselenggarakan guna membahas tentang prasaran-prasaran mengenai sebuah masalah atau pokok persoalan.

Simposium akan efektif jika :

1) Guna mengemukakan berbagai aspek yang berbeda dari sebuah topik permasalahan tertentu.

2) Apabila kelompok peserta atau audiens dalam jumlah besar.

3) Jika kelompok memerlukan keterampilan yang ringkas.

4) Apabila terdapat pembicara yang memenuhi syarat yaitu yang ahli dalam bidang yang sedang dibahas.

 

Kelebihan dan Kelemahan sarasehan:

  • Kelebihan :

1) Dapat digunakan pada kelompok kecil ataupun besar.

2) Dapat untuk mengemukakan informnasi dalam jumlah banyak dan singkat.

3) Pergantian pembicara yang dapat menambah variasi serta sorotan dari segi-segi yang membuat sidang lebih menarik.

4) Dapat direncanakan jauh-jauh hari sebelumnya.

 

  • Kelemahan :

1) Kurang kreatifitas dan spontanitas, hal ini karena penyanggah ataupun pembahas sudah ditentukan.

2) Kurang interaksi antar kelompok.

3) Lebih menekankan kepada pokok pembicaraan.

4) Lebih terasa formal.

5) Kepribadian pembicara dapat lebih menekankan ke materi.

6) Sulit untuk mengatur waktu.

7) Pada umumnya membatasi pendapat pembicara.

8) Lebih membutuhkan perencanaan yang matang sebelumnya.

9) Cenderung dipakai dengan berlebihan.

 

3. Diskusi Panel

Pengertian diskusi panel merupakan sebuah diskusi yang dipakai guna memperluas wawasan tentang suatu masalah yang sedang hangat dan melibatkan beberapa ahli yang disiplin ilmu atau profesi guna bertindak sebagai seorang pembicara atau penulis.

Moderator dapat untuk menanyakan langsung kepada panelis untuk menggali pendapat.

Peserta diskusi akan diberi kesempatan untuk bertanya, menanggapi, ataupun menyanggah pendapat dari si panelis yang akhirnya diskusi moderator dapat menyampaikan pokok pikiran hasil diskusi. 

Diskusi panel akan efektif jika:

1) Dapat untuk mengemukakan pendapat yang berbeda-beda.

2) Ingin memberi sebuah stimulus kepada para pendengar karena terdapat sebuah persoalan yang harus dipecahkan.

3) Terdapat panelis yang dapat memenuhi syarat.

4) Pembicaraan yang terlalu luas untuk didiskusikan dalam sebuah kelompok tersebut.

5) Ingin mengajak para pendengar melihat “lebih ke dalam” namun tidak menginginkan sebuah tanggapan secara verbal.

6) Terdapat moderator yang cakap dan dapat untuk menguasai segala aspek serta persoalan yang sedang dibicarakan tersebut.

 

Kelebihan dan Kelemahan diskusi panel:

  • Kelebihan :

1) Dapat membangkitkan pikiran.

2) Dapat mengemukakan pandangan yang berbeda.

3) Mendorong ke analisis yang lebih dalam.

4) Dapat memanfaatkan para ahli guna berpendapat serta proses pemikirannya yang membelajarkan orang lain.

 

  • Kelemahan :

1) Mudah tersesat jika seorang moderator tidak terampil.

2) Lebih memungkinkan panelis untuk dapat berbicara terlalu banyak.

3) Tidak memberi kesempatan bagi para peserta atau audiens untuk berbicara.

4) Lebih cenderung menjadi sebuah serial pidato pendek dalam acara tersebut.

5) Membutuhkan persiapan yang matang.

 

4. Diskusi Kelompok

Diskusi kelompok merupakan komunikasi interaksi yang dilakukan oleh 2 individu atau lebih atau dapat berupa sebuah kelompok, yang memiliki tujuan guna pengambilan kesimpulan dan pemecahan masalah dalam pembahasan diskusi yang dibahas.

  • Konferensi

Pengertian konferensi ialah sebuah pertemuan untuk bertukar pendapat mengenai masalah yang dihadapi bersama.

  • Lokakarya

Pengertian lokakarya merupakan diskusi atau pertemuan para pakar/ahli untuk membahas suatu masalah dimana masalah tersebut berada di bidangnya.

 

Tujuan Penggunaan Metode Diskusi

Tujuan Metode Diskusi

1. Melatih siswa untuk mengutarakan pendapat di depan umum.

2. Mangajak siswa untuk berpikir kritis dalam menyelesaikan suatu masalah bersama.

3. Melibatkan siswa untuk menentukan alternatif jawaban yang tepat.

4. Memberikan kesempatan pada sisa untuk menyumbangkan ide dalam memecahkan masalah.

5. Melatih siswa untuk bekerjasama dalam membahas dan menyelesaikan suatu masalah.

 

Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Metode Diskusi

Kelebihan dan Kekurangan Metode Pembelajaran Diskusi

  • Kelebihan Penggunaan Metode Diskusi

1. Mengajarkan siswa untuk berlatih mendengarkan perbedaan pendapat yang diutarakan oleh peserta didik yang satu dengan yang lainnya.

2. Siswa mudah memahami materi yang dibahas karena metode diskusi dilakukan dengan mengulas topik secara mendalam.

3. Membuat suasana pembelajaran lebih aktif dan hidup karena semua peserta didik dan pendidik ikut terlibat.

4. Siswa lebih percaya diri dalam berpendapat di depan umum serta saat menyampaikan suatu materi.

5. Daya ingat siswa lebih dalam jika penyampaian materi dilakukan dengan metode ini.

 

  • Kekurangan dari Metode Diskusi

1. Bagi peserta didik yang belum terbiasa menyampaikan pendapat di depan forum mungkin metode ini akan dirasakan lebih sulit dan kurang menarik.

2. Metode diskusi kurang efektif jika dilakukan dalam kelompok besar karena keterlibatan siswa menjadi tidak maksimal.

3. Jika tidak diarahkan, metode ini dapat menimbulkan masalah antara peserta didik jika mereka belum terbiasa menerima perbedaan pendapat.

4. Lebih cocok bagi peserta didik yang benar-benar menguasai materi. Jika tidak, mereka akan terlihat ragu-ragu saat menyampaikan materi dan berpendapat.

5. Seringkali pendapat yang dibahas melewati topik pembelajaran.

6. Membutuhkan banyak waktu untuk berdiskusi daripada evaluasi yang diberikan oleh pendidik.

7. Kurang maksimal jika dilakukan di tingkat sekolah dasar karena kemampuan berbicara dan penguasaan materi yang kurang maksimal.

 

Tindak Lanjut Metode Diskusi

Tindak Lanjut Metode Diskusi

Metode diskusi tidak hanya berlangusng pada sesi diskusi itu saja, tetapi harus ada tindak lanjutnya.

1. Membuat kesimpulan atau lapora mengenai hasil diskusi.

2. Membuat penilaian terhadap hasil disksui, sehingga pelaksanaan diskusi yang selanjutnya menjadi lebih baik.

3. Melakukan review diskusi dan diperbaiki jika ada hasil yang salah.

Pencarian terbaru:

  • apa manfaat masker egg white
  • proses berjalannya acara diskusi
titan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi yang ingin sharing ilmu lewat website.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *