Pengertian Kurikulum

3 min read

Inilah ringkasan tentang definisi atau pengertian kurikulum secara umum dan tujuannya lengkap dengan manfaatnya.

Istilah kurikulum biasanya selalu berkaitan dengan dunia pendidikan dan istilah ini sering di temukan di sekolah-sekolah baik itu sekolah dasar, menengah, atas, hingga perguruan tinggi. Apa yang dimaksud kurikulum?

Jika kamu ingin memahaminya, kamu dapat membaca penjelasannya pada tulisan ini!

 

Pengertian Kurikulum

Gambar Kurikulum

Dalam pengertian kurikulum. Secara umum, Pengertian kurikulum adalah seperangkat atau sistem rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pembelajaran yang di pedomani dalam aktivitas belajar mengajar.

Secara etimologis, kurikulum berasal dari istilah curriculum dimana dalam bahasa inggris, kurikulum adalah rencana pelajaran.

Curriculum berasal dari bahasa latin yaitu currere, kata currere memiliki banyak arti yaitu berlari cepat, maju dengan cepat, menjalani dan berusaha untuk.

 

Pengertian Kurikulum Menurut Definisi Para Ahli

  • Kerr, J.F (1968)

Kurikulum adalah semua pembelajaran yang dirancang dan dilaksanakan secara individu ataupun berkelompok, baik disekolah maupun diluar sekolah.

 

  • Inlow (1966)

Mengemukakan pendapatnya bahwa pengertian kurikulum adalah usaha menyeluruh yang dirancang khusus oleh pihak sekolah guna membimbing murid untuk memperoleh hasil dari pembelajaran yang sudah ditentukan.

 

  • Neagley dan Evans (1967),

Pengertian kurikulum adalah semua pengalaman yang telah dirancang oleh pihak sekolah.

 

  • Beauchamp (1968),

Pengertian kurikulum adalah dokumen tertulis yang kandungannya berisi mata pelajaran yang akan diajarkan kepada peserta didik dengan melalui berbagai mata pelajaran, pilihan disiplin ilmu, rumusan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

 

  • Nasution, (1989: 5).

Secara singkat menurut Nasution kurikulum adalah suatu rencana yang disusun untuk melancarkan proses belajar mengajar di bawah bimbingan dan tanggung jawab sekolah atau lembaga pendidikan beserta staf pengajarnya.

 

  • Good V.Carter (1973),

Mengemukakan pendapatnya bahwa pengertian kurikulum adalah kumpulan kursus ataupun urutan pembelajaran yang sistematik.

 

  • UU No. 20 Tahun 2003,

Pengertian kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pembelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.

 

  • Murray Print

Pengertian kurikulum adalah sebuah ruang pembelajaran yang terencana, yang diberikan secara langsung kepada siswa oleh sebuah lembaga pendidikan dan pengalaman yang dapat dinikmati oleh semua siswa pada saat kurikulum diterapkan.

Dari Pengertian Kurikulum secara umum dan pengertian kurikulum menurut definisi para ahli dapat disimpulkan bahwa pengertian kurikulum sangatlah fundamental yang menggambarkan fungsi kurikulum yang sesungguhnya dalam sebuah proses pendidikan.

 

Kurikulum Yang Pernah Dipakai Di Indonesia

kurikulum Indonesia

Dalam perkembangannya, sejarah indonesia mengenai kurikulum telah berganti-ganti antara lain sebagai berikut:

  • Tahun 1947- Leer Plan (Rencana Pelajaran)
  • Tahun 1952 – Rencana Pelajaran Terurai
  • Tahun 1964 – Renthjana Pendidikan
  • Tahun 1968 – Kurikulum 1968
  • Tahun 1975 – Kurikulum 1975
  • Tahun 1984 – Kurikulum 1984
  • Tahun 1994 – dan Kurikulum 1999 – Kurikulum 1994 dan Sublemen Kurikulum 1999
  • Tahun 2004- Kurikulum Berbasis Kompetensi
  • Tahun 2006- Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
  • Tahun 2013- Kurikulum 2013.

 

Komponen Kurikulum

Komponen Kurikulum

Kurikulum mempunyai 4 unsur komponen yang membentuk/penyusun kurikulum. 4 Unsur komponen kurikulum adalah sebagai beriku:

 

1. Komponen Tujuan

Kurikulum merupakan suatu sistem pembelajaran yang digunakan untuk mencapai tujuan karna berhasil atau tidaknya sistem pembelajaran diukur dari banyaknya tujuan-tujuan yang tercapai.

Tujuan pendidikan menurut permendiknas No. 22 Tahun 2007 pada tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah adalah sebagai berikut:

  • Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, dan keterampilan hidup mandiri serta mengikuti pendidikan selanjutnya.
  • Tujuan pendidikan menengah adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia dan keterampilan hidup mandiri serta mengikuti pendidikan selanjutnya
  • Tujuan pendidikan menengah kejurusan adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia dan keterampilan hidup mandiri serta mengikuti pendidikan selanjutnya sesuai kejurusan
  • Tujuan pendidikan institusional adalah tujuan pendidikan yang dikembangkan di kurikuler dalam setiap mata pelajaran disekolah.

 

2. Komponen Isi (Bahan pengajaran)

Kurikulum dalam komponen isi adalah suatu yang diberikan kepada anak didik untuk bahan belajar mengajar guna mencapai tujuan.

Kurikulum memiliki kriteria yang membantu perencanaan pada kurikulum. Kriteria kurikulum adalah sebagai berikut..

  • Sesuai, tepat dan bermakna bagi perkembangan siswa
  • Mencerminkan kenyataan sosial
  • Mengandung pengetahuan ilmiah yang tahan uji
  • Menunjang tercapainya tujuan pendidikan

 

3. Komponen Strategi

Kurikulum sebagai komponen strategi yang merujuk pada pendekatan dan metode serta peralatan dalam proses belajar mengajar.

Strategi dalam pembelajaran tergambar dari cara yang ditempuh dalam pembelajaran, mengadakan penilaian, pelaksanaan bimbingan dan mengatur kegiatan baik umum maupun yang sifatnya khusus.

Strategi pelaksanaan adalah pengajaran, penilaian, bimbingan, dan penyeluhan kegiatan sekolah.

Tercapainya tujuan, ini diperlukan pelaksanaan yang baik dalam menghantarkan peserta didik ke tujuan tersebut yang merupakan tolak ukur dari program pembelajaran (kurikulum).

 

4. Komponen Evaluasi

Komponen evaluasi dalam kurikulum adalah memeriksa tingkat ketercapaian tujuan suatu kurikulum dalam proses dan hasil belajar peserta didik yang memiliki peranan penting dalam memberikan keputusan dari hasil evaluasi guna dalam pengembangan model kurikulum sehingga mampu mengetahui tingkat keberhasilan suatu siswa dalam mencapai tujuannya.

 

Fungsi Kurikulum

Fungsi Kurikulum

Kurikulum sebagai alat dalam pendidikan memiliki berbagai macam fungsi dalam pendidikan yang sangat berperan dalam kegunaannya. Fungsi Kurikulum adalah sebagai berikut:

 

1. Fungsi Penyesuaian (the adjustive or adaptive function)

Kurikulum berfungsi sebagai penyesuain adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi dilingkungannya karna lingkungan bersifat dinamis artinya dapat berubah-ubah.

 

2. Fungsi Integrasi (the integrating function)

Kurikulum berfungsi sebagai penyesuain mengandung makna bahwa kurikulum merupakan alat pendidikan yang mampu menghasilkan pribadi-pribadi yang utut yang dapat dibutuhkan dan berintegrasi di masyarakat.

 

3. Fungsi Diferensiasi (the diferentiating function)

Kurikulum berfungsi sebagai diferensiansi adalah sebagai alat yang memberikan pelayanan dari berbagai perbedaan disetiap siswa yang harus dihargai dan dilayani.

 

4. Fungsi Persiapan (the propaeduetic function) 

Kurikulum berfungsi sebagai persiapan yang mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan mampu mempersiapkan siswa kejenjang selanjutnya dan juga dapat mempersiapkan diri dapat hidup dalam masyarakat, jika tidak melanjutkan pendidikan.

 

5. Fungsi Pemilihan (the selective function)

Kurikulum berfungsi sebagai pemilihan adalah memberikan kesempatan bagi siswa untuk menentukan pilihan program belajar yang sesuai dengan minat dan bakatnya.

 

6. Fungsi Diagnostik (the diagnostic function)

Kurikulum sebagai diagnostik mengandung makna bahwa kurikulum adalah alat pendidikan yang mampu mengarahkan dan memahami potensi siswa serta kelemahan dalam dirinya.

Jika telah memahami potensi dan mengetahui kelemahannya, maka diharapkan siswa dapat mengembangkan potensi dan memperbaiki kelemahannya.

 

Manfaat Kurikulum

Manfaat Kurikulum

Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan beberapa manfaat dari kurikulum diantaranya seperti:

 

1. Manfaat bagi guru

  • Dapat menjadi pedoman untuk merancang, melaksanakan dan mengevaluasi hasil kegiatan pembelajaran.
  • Dapat memberikan pemahaman kepada pengajar atau guru dalam menjalankan tugasnya.
  • Dapat mendorong untuk lebih kreatif dalam penyelenggaraan program pendidikan.
  • Dapat membantu dalam menunjang pengajaran supaya lebih baik.

 

2. Manfaat bagi sekolah

  • Dapat mendorong sekolah untuk menyukseskan penyelenggaraan pendidikan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan).
  • Dapat memberikan peluang bagi sekolah plus untuk mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan.
  • Sebagai alat untuk mencapai tujuan program pendidikan.

 

3. Manfaat bagi Masyarakat

  • Dapat menjadi acuan standar bagi orang tua untuk ikut serta dalam membimbing anaknya dalam belajar.
  • Dengan kurikulum, masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam rangka mengembangkan program pendidikan melalui kritik dan juga saran yang membangun yang menyempurnakan program pendidikan.

 

Itulah tulisan yang membahas tentang pengertian kurikulum, semoga pembahasan kali ini dapat kamu pahami dan tentunya semoga dapat memberikan manfaat.

Pencarian terbaru:

  • definisi kurikulum murey

Manajemen Pendidikan

titan
3 min read

Pendidikan Profesi Guru

titan
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *