Pengertian Komptensi

3 min read

Kompetensi, tentunya kata tersebut cukup sering kita dengar bukan?

Nahh kali ini saya akan menjelaskan mengenai Pengertian Kompetensi, jenis, tipe, manfaat dan faktornya secara lengkap. Mari kita simak

 

Pengertian Kompetensi

Kompetensi

Kompetensi merupakan suatu wewenang atau kekuasaan dalam menetapkan (memutuskan) sesuatu. Dengan pengertian lain kompetensi adalah faktor mendasar yang dimiliki seseorang yang mempunyai kemampuan lebih, yang menjadikan dia berbeda dengan seorang yang memiliki kemampuan rata-rata.

 

Pengertian Kompetensi Menurut Para Ahli

  • Spencer Dan Spencer dalam Palan (2007)

“Kompetensi  adalah sebagai karakteristik dasar yang dimiliki oleh seorang individu yang berhubungan secara kausal dalam memenuhi kriteria yang diperlukan dalam menduduki suatu jabatan.

Kompetensi terdiri dari 5 tipe karakteristik, yaitu:

  1. motif (kemauan konsisten sekaligus menjadi sebab dari tindakan)
  2. faktor bawaan (karakter dan respon yang konsisten)
  3. konsep diri (gambaran diri),
  4. pengetahuan (informasi dalam bidang tertentu) dan,
  5. keterampilan (kemampuan untuk melaksanakan tugas).”

 

  • Becker and Ulrich dalam Suparno (2005:24)

“bahwa competency refers to an individual’s knowledge, skill, ability or personality characteristics that directly influence job performance. Artinya, kompetensi mengandung aspek-aspek pengetahuan, ketrampilan (keahlian) dan kemampuan ataupun karakteristik kepribadian yang mempengaruhi kinerja.

 

  • Fogg (2004:90)

Ia membagi Kompetensi kompetensi menjadi 2 (dua) kategori yaitu kompetensi dasar dan yang membedakan kompetensi dasar (Threshold) dan kompetensi pembeda (differentiating) menurut kriteria yang digunakan untuk memprediksi kinerja suatu pekerjaan.

Kompetensi dasar (Threshold competencies) adalah karakteristik utama, yang biasanya berupa pengetahuan atau keahlian dasar seperti kemampuan untuk membaca, sedangkan kompetensi differentiating adalah kompetensi yang membuat seseorang berbeda dari yang lain.

 

  • Powell (1997:142)

Kompetensi berasal dari kata “competency” merupakan kata benda diartikan sebagai, kecakapan, kemampuan, kompetensi dan wewenang.

Kata sifat dari competence adalah competent yang berarti cakap, mampu, dan tangkas.Pengertian kompetensi ini pada prinsipnya sama dengan pengertian kompetensi menurut Stephen Robbin (2007:38) bahwa kompetensi adalah “kemampuan (ability) atau kapasitas seseorang untuk mengerjakan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan, dimana kemampuan ini ditentukan oleh 2 (dua) faktor yaitu kemampuan intelektual dan kemampuan fisik.

 

  • Robert A. Roe (2001:73)

“Competence is defined as the ability to adequately perform a task, duty or role. Competence integrates knowledge, skills, personal values and attitudes. Competence builds on knowledge and skills and is acquired through work experience and learning by doing“.

Kompetensi dapat digambarkan sebagai kemampuan untuk melaksanakan satu tugas, peran atau tugas, kemampuan mengintegrasikan pengetahuan, ketrampilan-ketrampilan, sikap-sikap dan nilai-nilai pribadi, dan kemampuan untuk membangun pengetahuan dan keterampilan yang didasarkan pada pengalaman dan pembelajaran yang dilakukan.

 

Dari uraian pengertian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa kompetensi yaitu sifat dasar yang dimiliki atau bagian kepribadian yang mendalam dan melekat kepada seseorang serta perilaku yang dapat diprediksi pada berbagai keadaan dan tugas pekerjaan sebagai dorongan untuk mempunyai prestasi dan keinginan berusaha agar melaksanakan tugas dengan efektif.

Ketidak sesuaian dalam kompetensi-kompetensi inilah yang membedakan seorang pelaku unggul dari pelaku yang berprestasi terbatas. Kompetensi terbatas dan kompetensi istimewa untuk suatu pekerjaan tertentu merupakan pola atau pedoman dalam pemilihan karyawan (personal selection), perencanaan pengalihan tugas (succession planning), penilaian kerja (performance appraisal) dan pengembangan (development)

 

Jenis-Jenis Kompetensi

jenis-jenis kompetensi

Adapun jenis-jenis kompetensi adalah sebagai berikut:

1. Kompetensi Kepribadian

Kompetensi kepribadian yaitu seseorang yang menunjukkan kepribadian yang arif, stabil, dewasa, tegas dan memiliki kewibawaan menjadi teladan untuk peserta didik dan juga memiliki akhlask yang mulia. Kompetensi kepribadian mempunyai sub kompetensi antara lain:

  • Kepribadian yang stabil dan meyakinkan
  • Kepribadian yang arif
  • Kepribadian yang dewasa
  • Kepribadian memiliki wibawa
  • Merupakan teladan dan memiliki akhlak mulia

 

2. Kompetensi Pedagogik

Kompetensi pedagogik adalah suatu kemampuan pemahaman pada peserta didik, merancang dan melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi hasil belajar dan mengembangkan peserta didik untuk menunjukkan apa saja potensi yang ada. Kompetensi pedagogik mempunyai sub kompetensi yang mencakup:

  • Paham terhadap peserta didik secara mendalam
  • Membuat suatu rancangan pembelajaran
  • Melakukan pembelajaran
  • Membuat rancangan dan melakukan evaluasi pembelajaran
  • Melakukan pengembangan peserta didik untuk menunjukkan seluruh potensinya
  • Kompetensi Profesional

 

3. Kompetensi profesional

merupakan menguasai seluruh materi pembelajaran secara dalam dan luas yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran pada sekolah dan substansi keilmuwan yang membawahi materinya, dan juga penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. Sub kompetensinya mencakup.

  • Penguasaan substansi keilmuan yang berhubungan dengan bidang studi
  • Penguasaan struktur dan metode keilmuwan
  • Kompetensi Sosial

 

4. Kompetensi sosial

Adalah kompetensi guru dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan murid atau peserta didik, tenaga kependidikan, orang tua/wali murid serta masyarakat. Menurut Kunandar, kompetensi sosial dibedakan menjadi lima jenis, yakni:

  • Kompetensi intelektual adalah perangkat pengetahuan yang ada di setiap individu yang dibutuhkan sebagai penunjang kinerja
  • Kompetensi fisik adalah perangkat kemampuan fisik yang diperlukan untuk melakukan tugas
  • Kompetensi pribadi adalah perangkat perilaku yang berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam mewujudkan diri, transformasi diri, identitas diri dan memahami diri.
  • Kompetensi sosial adalah perangkat tertentu yang merupakan dasa dari pemahaman diri sebagai bagian yang tidak bisa dipisahkan dari lingkungan sosial.
  • Kompetensi Spiritual adalah pemahaman, penghayatan dan pengamalan kaidah-kaidah keagamaan.

 

Tipe Karakteristik Kompetensi

Tipe karakteristik

  • Motif-motif (motives), sesuatu yang secara konsisten dipikirkan dan diinginkan, yang menyebabkan tindakan seseorang.
  • ciri-ciri (traits), karakteristik fisik dan respon-respon yang konsisten terhadap situasi atau informasi.
  • Konsep diri (self-concept), sikap-sikap, nilai-nilai atau gambaran tentang diri sendiri seseorang.
  • Pengetahuan (knowledge), informasi yang dimiliki seseorang dalam area spesifik tertentu.
  • Keterampilan (skill), kecakapan seseorang untuk menampilkan tugas fisik atau tugas mental tertentu.

 

Manfaat Kompetensi

manfaat kompetensi

Menurut Prihadi (2004:57) adapun manfaat kompetensi antara lain:

1. Prediktor Kesuksessan Kerja

Model kompetensi yang akurat akan bisa menjadi penentu dengan tepat pengetahuan dan juga keterampilan apa saja yang diperlukan untuk berhasil dama suatu pekerjaan.

Apabila seseorang yang mempunyai posisi bisa mempunyai kompetensi yang dijadikan syarat pada posisinya maka dia bisa diprediksikan akan sukses.

 

2. Merekrut Karyawan yang Handal

Jika sudah berhasil menentukan kompetensi apa saja yang dibutuhkan suatu posisi tertentu, maka dengan mudah untuk menjadi kriteria dasar dalam rekruitmen karyawan baru.

 

3. Menjadi dasar dalam sistem menilai dan mengembangkan karyawan

Identifikasi kompetensi pekerjaan yang akurat bisa berguna untuk menjadi tolak ukur kemampuan seseorang.

Menurut sistem kompetensi ini bisa diketahui apakah seseorang sudah mengembangkannya, dengan pelatihan dan pembinaan atau harus dimutasi pada bagian lain.

Ruky dalam Sutrisno (2010) menyatakan konsep kompetensi menjadi lebih terkenal dan telah dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar dengan manfaat atau alasan berikut:

  1. Menjadikan secara jelas standar kerja dan keinginan yang akan dicapai
  2. Merupakan alat seleksi karyawan
  3. Produktivitas semakin maksimal
  4. Memudahkan adapatasi dengan perubahan
  5. Menyelaraskan tingkah laku kerja dengan nilai-nilai organisasi

 

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kompetensi

faktor-faktor kompetensi

Menurut Zwell (2008: 56-58) terdapat beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kompetensi seseorang. Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah:

  1. Keyakinan dan nilai-nilai
  2. Keterampilan
  3. Pengalaman
  4. Karakteristik pribadi
  5. Motivasi
  6. Isu emosional
  7. Kemampuan intelektual

 

Itulah sudah dijelaskan mengenai Pengertian Kompetensi, Jenis, Tipe, Manfaat dan Faktornya (Lengkap) semoga bisa bermanfaat. Terima kasih sudah mengunjungi blog kami dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.

Pengertian Atensi

Rizki Islamiyah
4 min read

Guru Profesional

titan
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *