titan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi yang ingin sharing ilmu lewat website.

Manajemen Proyek

2 min read

Proyek adalah suat kegiatan yang bersifat sementara yang ditetapkan awal pekerjaan dan waktu penyelesainnya, biasanya dibatasi oleh waktu dan juga sumber pendanaan dalam mencapai tujuan dan hasil yang spesifik dan unik.

Agar proyek berjalan dengan lancar, maka dalam pelaksanaannya perlu adanya manajemen proyek.

Lalu apa itu manajemen proyek?

 

Pengertian Manajemen Proyek

Manajemen Proyek

Manajemen proyek adalah sebuah aktivitas untuk perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan pengontrolan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam waktu yang telah ditentukan.

Adapun pengertian dari manajemen proyek secara spesifik adalah penerapan suatu ilmu pengetahuan, keterampilan, dan keahlian yang berkaitan dengan proyek yang diatangani serta metode teknis yang digunakan dalam mengelola sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan kualitas, waktu, kinerja dan keselamatan kerja.

 

Karakteristik Manajemen Proyek

Karakteristik Manajemen Proyek

Manajemen proyek sendiri memiliki karakteristik sebagai berikut:

1. Memimpin organisasi proyek dan berjalan secara indpenden.
2. Pembawa tunggal untuk mencapai tujuan proyek.
3. Membutuhkan banyak keahlian dan sumber daya.
4. Bertanggung jawab untuk menyatukan orang-orang dari berbagai fungsi yang berbeda.
5. Memfokuskan pada ketepatan waktu dan biaya yang ada.

 

Ruang Lingkup Manajemen Proyek

Ruang Lingkup Manajemen Proyek

Agar tujuan dari proyek ini dapat terwujud tepat waktu, maka perlu juga untuk memahami ruang lingkup manajemen proyek.

Berikut adalah ruang lingkup manajemen proyek:

1. Menentukan kapan waktu pelaksanaan proyek dimulai.
2. Menentukan besaran wilayah yang akan di kerjakan pada satu proyek.
3. Menjabarkan setiap ruang lingkup proyek yang dikerjakan.
4. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek.

 

Tahapan Manajemen Proyek

Tahapan Manajemen Proyek

Agar proyek dapat berjalan secara lancar dan sistematis, maka perlu memahami tahapan dari manajemen proyek.

1. Project Definition (Pendefinisian Proyek)

Mendefinisikan tujuan proyek dan faktor-faktor yang harus dipertimbangkan agar proyek yang dilaksanakan dapat berhasil sesuai dengan kualitas yang diinginkan.

 

2. Project Inititation (Inisialisasi Proyek)

Perencanaan awal terhadap sumber daya yang dibutuhkan sebelum proyek dilaksanakan.

 

3. Project Planning (Perencanaan Proyek)

Memberikan gambaran tentang bagaimana proyek akan dijalankan. Dalam perencanaan proyek ini, akan terlihat jelas pentingnya segitiga manajemen proyek yaitu, waktu, biaya, dan ruang lingkupnya.

 

4. Project Execution (Pelaksanaan Proyek)

Di tahap ini proyek mulai dilaksanakan dengan memperhatikan rencana yang telah di buat.

 

5. Project Monitoring dan Control (Pemantauan dan Pengendalian Proyek)

Agar proyek dapat berjalan sesuai dengan rencana, maka perlu adanya pengontrolan dan pengendalian.

 

6. Project Closure (Penutupan Proyek)

Dalam tahap ini menerima semua hasil akhir dari proyek dan menghentikan semua penggunaan sumber daya.

 

Fungsi Manajemen Proyek

fungsi manajemen proyek

1. Pelingkupan (Scooping)

Manajemen proyek memberikan pembatasan terhadap pengerjaan suatu proyek.

 

2. Perencanaan (Planning)

Manajemen proyek mengidentifikasikan tugas apa saja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek.

 

3. Perkiraan (Estimating)

Manajemen proyek disini memperkirakan berapa banyak sumber daya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah proyek.

 

4. Penjadwalan (Scheduling)

Manajer proyek disini melakukan semua penjadwalan seluruh kegiatan proyek.

 

5. Pengorganisasian (Organizing)

Manajer proyek harus memastikan apakah semua anggota sudah mengetahui tentang peran dan tanggung jawabnya masing-masing.

 

6. Pengarahan (Directing)

Manajer proyek berperan untuk mengarahkan semua anggota tim sesuai dengan rencana awal.

 

7. Pengontrolan (Controlling)

Mengontrol dan mengendalikan proyek agar berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan di awal.

 

8. Penutupan (Closing)

Manajer proyek menilai keberhasilan atau kegagalan pada kesimpulan dari proyek yang dikerjakan.

 

Tujuan Manajemen Proyek

tujuan manajemen proyek

1. On Time

Penyelesaian proyek dapat sesuai tepat waktu sesuai dengan yang telah direncanakan.

 

2. Anggaran Sesuai Dengan Perencanaan.

Melalui manajemen proyek, diharapkan tidak terjadi kebocoran anggaran yang dapat merugikan perusahaan.

 

3. Kualitas Sesuai yang Disyaratkan

Dengan adanya manajemen proyek diharapkan proyek yang dikerjakan sesuai dengan kriteria dan kualitas yang diinginkan.

 

4. Proyek Dapat Berjalan Dengan Lancar

Seperti yang telah dijelaskan diatas, dalam fungsi manajemen proyek berperan sebagai pengontrol. Sehingga proyek dapat berjalan sesuai dengan rencana.

 

Contoh Kegiatan yang Membutuhkan Manajemen Proyek

Kontruksi

1. Kontruksi

Kontruksi merupakan proyek yang menggarap pembangungan yang menjadi sarana dan prasarana khalayak ramai.

 

2. Penelitian dan Pembangunan

Proyek ini menitik beratkan pada riset dan pengembangan dengan tujuan untuk menghasilkan produk yang berkualitas.

 

3. Industri Manufaktur

Proyek yang bertujuan untuk menciptakan suatu produk dari barang mentah menjadi barang siap pakai.

 

4. Proyek Padat Modal

Proyek ini memerlukan banyak modal untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Contoh dari proyek pada modal adalah: proyek pengadaan barang, pembebasan tanah yang sangat luas, dan lain sebagainya.

 

Pencarian terbaru:

  • solusi agar waktu yang telah direncanakan berjalan dengan lancar
  • materi lengkap tentang manajemen proyek
titan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi yang ingin sharing ilmu lewat website.

Manajemen Perusahaan

titan
3 min read

Manajemen Sekolah

titan
2 min read

Manajemen Kinerja

titan
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *