titan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi yang ingin sharing ilmu lewat website.

Manajemen Kinerja

2 min read

Manusia merupakan sumber daya perusahaan yang memiliki peranan sangat penting. Karena manusia merupakan operator dari segala bentuk pekerjaan dalam perusahaan.

Oleh karena sebab itu, dalam menjalankan kinerjanya seorang karyawan harus selalu diawasi dan tetap sesuai dengan ketentuan yang diciptakan perusahaan.

Maka untuk melakukan hal tersebut sebuah perusahaan harus ada manajemen kinerja.

Apa itu manajemen kinerja?

 

Pengertian Manajemen Kinerja

Manajemen kinerja

Manajemen kinerja adalah suatu proses manajerial yang didalamnya meliputi perencanaan, pengawasan, organisasi, evaluasi dan penilaian kinerja untuk menjadikan lebih baik.

Melalui manajemen kinerja akan menyediakan kerangka kerja bagi manajer dan staff untuk bekerjasama lebih baik. Sehingga pekerjaan yang dijalankan lebih terstruktur dan efisien.

 

Pengertian Manajemen Kinerja Menurut Para Ahli

1. Amstrong dan Baron (1998)

Manajemen kinerja adalah pendekatan strategis dan terpadu untuk menyampaikan sukses keberlanjutan pada organisasi dengan memperbaiki kinerja karyawan yang bekerja di dalamnya serta dengan mengembangkan kemampuan tim dan kontributor.

 

2. Castello (1994)

Manajemen kinerja (Performance Management) adalah dasar dan kekuatan pendorong yang berada di belakang semua keputusan organisasi, usaha kinerja, dan alokasi sumber daya.

 

3. Bacal (1999)

Manajemen kinerja (Performance Management) adalah komunikasi yang berkesinambungan dan dilakukan dalam kemitraan antara seorang karyawan dan atasannya.

 

4. Baird (1986)

Manajemen kinerja adalah suatu proses kerja dari sekumpulan orang untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, dimana proses kerja ini berlangsung secara berkelanjutan dan terus-menerus.

 

5. Schwarz (1999)

Manajemen Kinerja (Performance Management) adaalah gaya manajemen berdasarkan komunikasi terbuka antara manajer dan pegawai menyangkut pencapaian tujuan memberikan umpan balik dari manajer kepada karyawan dan sebaliknya, demikian pula dengan penilaian kinerja.

 

Syarat Menerapkan Manajemen Kinerja

syarat manajemen kinerja

Terdapat 7 (tujuh) syarat untuk menerapkan manajemen kinerja yang harus dipenuhi dalam sebuah perusahaan atau organisasi yaitu:

1. Strategi Organisasi yang Jelas

Dengan adanya strategi organisasi yang jelas maka akan dapat didefinisikan dengan jelas tujuan dari perusahaan atau organisasi tersebut.

Sehingga pekerjaan yang dijalankan akan sesuai dengan strategi yang telah ditentukan.

 

2. Indikator Kinerja Utama

Indikator kinerja utama ini memiliki tujuan untuk memberikan pedoman bagi karyawan dalam bekerja.

Melalui indikator kinerja juga dapat ditentukan pencapaian apa saja yang telah di raih oleh setiap karyawan. Sehingga dapat menjadi alat ukur dalam melakukan evaluasi.

 

3. Kontrak Kerja

Ukuran kinerja biasanya dituangkan kedalam suatu bentuk kesepakatan antara atasan dan bawahan yang biasanya disebut dengan kontrak kerja.

Dalam kontrak kerja ini berisikan indikator kinerja yang ingin dicapai oleh perusahaan atau organisasi, baik dalam sarana pencapaian ataupun jangka waktu yang dibutuhkan.

 

4. Siklus Manajemen Kinerja yang Baku

Melalui siklus manajemen kinerja yang baku dapat diketahui apakah program kerja yang telah dilaksanakan berjalan dengan baik.

 

5. Adanya Sistem Reward dan Punishment yang Membangun

Dengan adanya reward (penghargaan) dan punishment (hukuman) yang membangun dapat meningkatkan motivasi karyawan dalam bekerja. Sehingga dapat menghasilkan kinerja yang maksimal.

 

6. Dedikasi Pimpinan yang Kuat

Ketika seorang manajer lini pertama memiliki dedikasi yang kuat terhadap perusahaannya, maka arah berjalannya perusahaan menjadi lebih jelas.

 

7. Menerapkan Konsep Manajemen Berdasarkan Kompetensi

Menerapkan konsep manajemen berdasarkan kompetensi atau yang sering dikenal dengan “orang yang tepat di tempat yang tepat” memang menjadi kunci kinerja perusahaan.

Dengan menempatkan karyawan sesuai dengan kemampuan dan keahliannya maka kinerjanya pun akan meningkat dan menjadi lebih baik.

 

Fungsi Manajemen Kinerja

fungsi manajemen kinerja

1. Menjadi Indikator Kinerja

Melalui manajemen kinerja dapat diperoleh data secara kuantitatif dan jelas, serta waktu yang digunakan untuk mencapai tujuan.

Sehingga dapat menjadi alat untuk mengevaluasi kinerja apakah sudah bagus atau masih memerlukan banyak perbaikan.

 

2. Mencapai Tujuan Perusahaan

Manajemen kinerja membuat tujuan perusahaan bisa diawasi dan dikalibrasi ulang jika diperlukan.

 

3. Memperbaiki Sistem Kerja

Dengan adanya manajemen kinerja diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sistem kerja perusahaan atau organisasi.

Karena dalam manajemen kinerja terdapat banyak hal yang berkaitan dengan hubungan antara manajer dan karyawan.

 

4. Menciptakan Apresiasi

Penilaian kinerja dalam perusahaan yang objektif menjadi sangat penting. Karena dapat meningkatkan motivasi kerja karyawan untuk memperoleh penilaian tersebut.

 

Tujuan Manajemen Kinerja

tujuan manajemen kinerja

Pada dasarnya ada 3 (tiga) tujuan dari manajemen kinerja yaitu:

1. Tujuan Administratif

Hal ini berhubungan dengan evaluasi kerja untuk keperluan keputusan administratif, penggajian, promosi, pemutusan hubungan kerja dan sebagainya.

 

2. Tujuan Strategik

Tujuan ini berhubungan dengan kegiatan awal pegawai sesuai dengan tujuan organisasi yang telah ditentukan.

 

3. Tujuan Pengembangan

Melalui manajemen kinerja dapat mengembangkan kapasitas karyawan yang berpotensi di bidang kerjanya, memberikan pelatihan pada karyawan yang masih kurang baik, dan menempatkan karyawan sesuai dengan keahliannya.

 

titan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi yang ingin sharing ilmu lewat website.

Manajemen Pemasaran

titan
3 min read

Management Trainee

titan
2 min read

Manajemen Mutu

titan
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *