Bahan Ajar

Dalam sebuah kegiatan belajar mengajar, seorang guru hendaknya mempersiapkan berbagai macam hal yang di butuhkan demi kelancaran pembelajaran.

Seperti contohnya guru harus sudah menyiapkan media, strategi, dan bahan ajar apa yang tepat untuk menunjang proses pembelajaran.

Karena dengan persiapan yang matang ini diharapkan materi yang diberikan dapat di serap dengan mudah oleh peserta didik.

Nah, tadi kan menyinggung tentang bahan ajar, lalu apa itu yang dimaksud dengan bahan ajar?

 

Pengertian Bahan Ajar

Ilustrasi Bahan Ajar

Bahan ajar adalah segala bentuk bahan (media, materi pelajaran, cara evaluasi, dan batasan-batasan) yang disusun secara sistematis guna mempermudah proses pentransferan ilmu dari guru kepada peserta didik, yang didasarkan kepada kurikulum yang berlaku sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan.

 

Pengertian Bahan Ajar Menurut Bahan Ajar Menurut Ahli

1. Yana Wardhana

Bahan ajar adalah suatu media untuk mencapai keinginan atau tujuan yang akan dicapai oleh peserta didik.

 

2. Ruhimat

Bahan ajar adalah isi dari kurikulum, yakni berupa mata pelajaran atau bidang studi dengan topik atau subtopik dan rinciannya.

 

3. Pannen

Bahan ajar adalah bahan atau materi pelajaran yang disusun secara sistematis yang digunakan guru dan siswa dalam proses pembelajaran.

 

4. Iskandar Wassid dan Dadang Sunendar

Bahan ajar adalah seperangkat informasi yang harus diserap peserta didik melalui pembelajaran yang menyenangkan.

 

Karakteristik Bahan Ajar

Karakteristik Bahan Ajar

Menurut Widodo dan Jasmani, karakteristik bahan ajar ini di bagi menjadi kedalam 5 jenis yaitu:

1. Self Intructional

Bahan pembelajaran dapat membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan yang ada di dalam diri peserta didik.

 

2. Self Contained

Dalam bahan pembelajaran yang dipelajari berisikan satu unit kompetensi atau subkompetensi secara utuh.

 

3. Stand Alone

Bahan pembelajaran bersifat berdiri sendiri dan tidak bergantung kepada bahan ajar lain.

 

4. Adaptive

Bahan pembelajaran harus mampu menyesuaikan terhadap perubahan ilmu dan teknologi yang terus berkembang.

 

5. User Friendly

Bahan pembelajaran harus mudah digunakan dan bersahabat dengan pengguna, karena hal ini dapat membantu dalam kegiatan pembelajaran.

 

Jenis-Jenis Bahan Ajar

Jenis Bahan Ajar

Dengan adanya jenis yang beragam ini dapat membantu guru dalam memilih bahan ajar yang paling tepat untuk membantu proses kegiatan belajar mengajar.

1. Visual

Disini dalam penggunaannya menggunakan indera penglihatan. Biasanya bahan pembelajaran visual digunakan untuk memberikan gambaran secara langsung kepada peserta didik.

Bahan ajar visual ini juga terdiri dari dua jenis yaitu cetak dan tidak tercetak:

  • Cetak (Printed): Buku, Handout, Foto atau gambar,brosur, Modul, Lks, Diagram, Peta, dll.
  • Tidak Tercetak (Non-Printed): Slide, proyeksi komputer, model, dll.

 

2. Audio

Lebih menitik beratkan kepada indera pendengaran baik guru dan peserta didik.

Contoh: Musik, kaset, radio, rekaman suara, dll.

 

3. Audio Visual

Audio visual adalah gabungan dua jenis sebelumnya yaitu menitik beratkan kepada indera penglihatan dan indera pendengaran.

Contoh: Film, Video, dll.

 

4. Multimedia Interaktif

Bahan pembelajaran ini menggunakan kemajuan teknologi untuk mempermudah proses belajar mengajar.

Contoh: Website, Blog, dll.

 

Baca Juga: Materi Lengkap Lingkungan Pendidikan

Prinsip-Prinsip Dalam Pemilihan Bahan Ajar

Prinsip Bahan Ajar

Dalam penentuan bahan pembelajaran, seorang guru harus teliti dan harus tepat sasaran. Hal ini bertujuan agar materi yang diajarkan nanti dapat diserap dan dipahami dengan mudah oleh peserta didik.

Berikut ini adalah prinsip yang perlu diperhatikan:

1. Prinsip Relevansi

Dalam pemilihan bahan pembelajaran harus sesuai dengan kompetensi apa yang ingin dicapai. Seperti contohnya ketika siswa diharapkan mampu untuk memahami materi aljabar.

Maka dalam penyampaian materi yang diajarkan harus berisi tentang rumus-rumus dan contoh soal yang berkaitan dengan al-jabar.

 

2. Prinsip Konsistensi

Dalam bahan pembelajaran hendaknya bersifat konsisten, artinya jika kompetensi dasar yang ingin dicapai berjumlah 3 maka hendaknya bahan pembelajaran yang disajikan juga 3 yang sesuai dengan kompetensi dasar.

 

3. Prinsip Kecukupan

Bahan pembelajaran yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu peserta didik dalam memahami materi yang sedang diajarkan.

 

Manfaat Bahan Ajar

Manfaat Bahan Ajar

 

1. Manfaat Bahan Ajar Bagi Guru

  • Memudahkan guru dalam mencari materi.
  • Pembahasan materi dapat lebih kompleks karena terdiri dari banyak sumber.
  • Dapat meningkatkan komunikasi antar guru dan siswa.
  • Diperoleh bahan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum dan kebutuhan siswa.

2. Manfaat Bahan Ajar Bagi Siswa

  • Menjadikan siswa lebih terfokus kepada pelajaran karena pembelajaran yang menarik.
  • Memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran.
  • Menjadikan siswa lebih mandiri.

Fungsi Bahan Ajar

Fungsi Bahan Ajar

Secara umum fungsi bahan ajar terbagi menjadi dua yaitu:

  • Menjadi alat untuk mengevaluasi pencapaian hasil belajar siswa.
  • Sebagai pedoman bagi guru dalam menjalankan tugasnya sekaligus menjadi substansi yang harus diajarkan kepada siswa.

Tujuan Bahan Ajar

Tujuan Bahan Ajar

Menurut Depdiknas, bahan pembelajaran memiliki tujuan seperti:

1. Menyediakan bahan pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kurikulum dengan mempertimbangkan kebutuhan siswa, sekolah, dan daerah.
2. Membantu siswa dalam memperoleh alternatif bahan pembajaran, dan
3. Memudahkan guru dalam melaksanakan tugas,

Tinggalkan komentar